9 Cara Untuk Menghilangkan Kegelisahan Presentasi

Posted on

1. Pikirkan Tentang Audiens, Bukan Dirimu
Tidak, aku tidak punya niat bahwa anda harus memikirkan audiens cuma mengenakan celana dalam—atau apalagi telanjang! Saya tidak paham siapa yang punyai ide itu, tapi jujur saja, itu tidak pernah membantuku dikala mempersiapkan sebuah presentasi. Itu cuma membuatku canggung dan malu.

Apa yang aku maksud adalah anda harus memindahkan fokus dari dirimu sendiri ke audiens. Alasan kenapa anda begitu risau sampai tidak sanggup bernafas adalah gara-gara anda memikirkan dirimu sendiri.

• Bagaimana aku akan tampil di panggung?
• Apa yang akan dipikirkan audiens perihal saya?
• Bagaimana jikalau aku mengacaukannya?
• Bagaimana jikalau mereka membenci saya?

Yah, tidak heran anda menggigiti kukumu sampai sampai ke kulitnya!
Alih-alih memikirkan perihal langkah anda membuatnya berantakan, ubah lampu sorotnya ke audiensmu dan acuhkan seluruh langkah anda sanggup mendukung mereka bersama dengan memberikan presentasi yang bagus:

• Apa yang akan dipelajari audiens dari anda dalam presentasi ini?
• Dalam langkah apa presentasi anda akan untung audiens?
• Bagaimana pesan atau pengetahuanmu akan mendukung kehidupan orang?

Setelah anda terasa fokus terhadap obyek presentasi dan pentingnya obyek itu terhadap audiensmu, anda akan paham bahwa tidak tersedia yang ingin anda gagal! Jauh dari berada di sana untuk menghakimimu dan menyaksikan apakah anda bagus melakukannya, audiens anda ingin anda memberikan presentasi yang bagus. Mereka ingini belajar suatu hal darimu.
Bagaimana langkah terbaikmu melayani audiens? Apa yang semestinya anda katakan kepada mereka? Fokus terhadap mereka alih-alih terhadap dirimu sendiri, dan anda akan terasa rasa risau itu meleleh.

2. Gunakan Building Blocks (Kerangka Bangun)
Presenter kerap risau bahwa mereka akan melewatkan kata-kata selama presentasi.
Nah, bagaimana jikalau sebenarnya terjadi? Saya tidak punya niat bahwa anda harus membeku di panggung dan berdiri di sana tidak menjelaskan apa-apa, tapi presentasimu adalah perihal pesan inti yang ingin anda sampaikan, bukan perihal kata-kata spesifik yang anda memanfaatkan untuk mengemukakan pesan tersebut.

Apakah presentasimu akan berlangsung selama 20 menit, 30 menit, sejam, atau lebih, anda senantiasa sanggup fokus terhadap topikmu dan menjaga ritmemu bersama dengan memecah presentasimu ke dalam 10 menit building block. Tiap building block harus fokus cuma terhadap satu poin yang ingin anda buat.

Kamu sanggup terhitung secara visual membuat susunan presentasi di kira-kira block ini, bersama dengan memanfaatkan judul seksi terhadap slide yang nampak secara visual. Perhatikan slide template Marketofy PowerPoint di bawah bagaimana slide “About Us” bersama dengan paham nampak yang mengindikasikan sebuah anggota baru. Teknik simpel ini memecah ritme visual slide regulermu dan membuatmu melacak lokasi building blockmu bersama dengan cepat.

Tidak cuma ini membuat lebih gampang bagimu untuk mengingat presentasi dibandingkan jikalau anda coba mengingat total hal dalam satu bagian, tapi itu terhitung memberikanmu lanjutan nyawa jikalau anda “mengacaukannya”. Lupakan satu poin dan lewati ke anggota selanjutnya? Tidak masalah, lumayan lacak ulang building block sebelumnya dan melakukan bersama dengan benar lagi.

Dengan bahwa yang anda harus melakukan adalah mempresentasikan tiga building block, sebagai contoh, membuat tugas itu makin tidak menakutkan daripada memikirkan perihal harus mengemukakan presentasi selama 30 menit. Dan dikala anda berada di panggung anda akan terasa lebih rileks, tenang, dan menarik.

3. Rencanakan Untuk Berhenti Sejenak
Keuntungan lainnya memecah presentasi ke dalam 10 menit building block adalah bahwa anda sanggup memiliki rencana jeda waktu.

Berhenti sejenak mirip pentingnya dalam memberikan presentasi yang bagus seperti mengemukakan poin utama. Terburu-buru selama presentasi tidak cuma akan membuatmu letih dan terengah-engah, itu terhitung akan membuat audiens terasa letih dan tersesat.

Jangan tergesa-gesa selama penjelasan poin, dan jangan memburu audiensmu. Berhenti sejenak untuk memberikan mereka waktu untuk memperhitungkan apa yang sudah anda katakan dan untuk memberimu waktu untuk menghimpun pikiranmu dan menanggulangi poin berikutnya.

4. Persiapkan PowerPoint Kamu Lebih Awal
Ketika anda presentasi di depan audiens terhadap sebuah konferensi, atau di depan klien prospektif, anda akan memanfaatkan alat bantu visual seperti PowerPoint selama presentasi.

Dan hal terburuk yang sanggup anda melakukan adalah mempersiapkan visual berikut terhadap menit terakhir. Bahkan jikalau anda tidak memikirkannya secara sadar, paham bahwa anda senantiasa harus mempersiapkan PowerPoint sanggup memberikan stres yang tidak harus terhadap hari persiapan.

Segera setelah anda merampungkan pidatomu, Mengerjakan presentasi PowerPointmu dan pastikan sudah siap sehingga anda sanggup rileks dan fokus dalam menyempurnakan penyampaian.

Dan jikalau anda memerlukan lebih banyak saran perihal fitur dan keuntungan dari template yang direkomendasikan, telusuri Panduan Muktahir Template Microsoft PowerPoint Terbaik kami, atau menyaksikan kumpulan artikel di bawah ini:

5. Latihan, Latihan, Latihan.
Pernah mendengar stand-up comedian bicara perihal bagaimana mereka mempersiapkan tradisi mereka? Bahkan dikala anda menontonnya di atas panggung nampak jikalau mereka masih mengembangkan atau menjelaskan lelucon baru, sebetulnya adalah seluruh yang mereka melakukan dan katakan ada sebagai hasil latihan keras dan pengulangan—bahkan terhitung jeda mereka.

Dan akan bijaksana jikalau anda terhitung ikuti nasihat yang mirip dikala mempersiapkan presentasimu untuk meminimalkan kegalauan dalam performa.
Latihan, latihan, latihan.

Dan bukan cuma latihan kata, tapi terhitung presentasi visual. Berlatih apa yang akan anda katakan, apa yang akan anda tampilkan, apa yang akan anda lakukan, dan bagaimana keduanya sanggup serasi.

Berlatih bukan sampai presentasimu kedengaran sudah diulang dan dihafal, tapi sampai anda sudah mendalami poin-poinnya sehingga presentasimu terdengar natural.

6. Rekam dan Review
Bahasa tubuh kadangkala sanggup bicara lebih keras daripada kata – kata. Apakah anda nampak yakin diri dikala anda mempresentaikan proposal ke klien prospektif? Apakah anda nampak lebih banyak paham atau curiga perihal topik bidang keahlianmu? Apakah anda nampak bersahabat dan gampang didekati atau tertutup dan sombong?

Kamu tidak harus heran perihal hal-hal tersebut, atau lebih gawat ulang mengkhawatirkannya. Ambil tindakan dan membersihkan keraguanmu. Rekam dirimu bersama dengan smartphone atau kamera dan menyaksikan penampilanmu waktu memberikan presentasi. Periksa rekaman itu dan bikin catatan untuk perbaikan.

Jika mungkin, ajak beberapa teman atau teman kerja untuk bertindak sebagai audiens. Atau latihan di depan sebuah area konferensi terbuka bersama dengan group rekanmu. Ini tidak cuma akan lebih baik bagimu untuk berlatih sebelum di depan audiens langsung, tapi anda terhitung akan beroleh feedback terhadap langkah untuk menambah tampilan panggungmu.

7. Tiba Lebih Awal
Pernah terjerat di dalam lantas lintas dan terlambat datang di kantor terhadap hari kerja biasa? Bikin stres bukan? Bagaimana perihal terlambat datang ke meeting? Lebih stres bukan? Mengetahui bahwa yang lainnya menunggumu dan anda datang terlambat membuat impresi yang jelek.

Sekarang bayangkan keluar terlambat ke presentasimu. Yikes! Itu adalah skenario terburuk yang membuatmu tidak sanggup tidur!
Alih-alih menyita risiko itu, atau membebaskan rasa risau barangkali itu mengakibatkan kerusakan sarafmu, ambil jalur yang berlawanan dan rencanakan untuk tiba lebih awal. Seawal mungkin.
Tiba lebih awal memberimu kesempatan untuk membuat nyaman bersama dengan sekitarmu sehingga anda sanggup terasa lebih santai selama presentasi. Jika presentasimu akan berlangsung terhadap acara besar atau terhadap sebuah konferensi, anda akan punyai waktu untuk bertemu dan memberi salam penyelenggara, presenter lainnya, atau apalagi beberapa audiens sebelum naik ke atas panggung.

Bahkan jikalau anda tidak sanggup masuk ke daerah presentasi lebih awal (seperti, sebagai contoh, anda mempresentasikan sebuah proposal proyek kepada seorang klien prospektif), anda senantiasa sanggup berlangsung di kira-kira gedung daerah anda akan presentasi, santai, menjernihkan pikiran, dan mempersiapkan diri untuk presentasi tanpa mengkhawatirkan perihal waktu, lantas lintas, atau hal-hal lainnya.

8. Uji Teknologinya
Keuntungan lain dari tiba lebih awal adalah anda sanggup berharap untuk menguji teknologinya untuk meyakinkan sepenuhnya berlangsung lancar selama presentasi.
Tergantung terhadap type dan ukuran acara tempatmu melakukan presentasi, anda akan punyai beberapa tingkatan yang berlainan atas kendali dan akses ke teknologi itu. Namun bersama dengan berharap untuk menguji teknologi sblm presentasi senantiasa merupakan hal cerdas untuk dilakukan.

Dan jangan keluar cuma bersama dengan satu versi presentasi visual terhadap satu perangkat dan berharap, berdoa, dan menyilangkan jarimu itu akan berkerja. Itu cuma akan merongrong rasa cemasmu untuk keluar cuma beberapa menit sebelum presentasi.

Selalu simpan presentasimu terhadap bermacam macam fasilitas (seperti sebuah USB, laptop, dan penyimpanan berbasis web) yang sanggup anda akses dalam bermacam langkah jikalau suatu hal yang salah terjadi. Apakah anda punyai kabel yang menghubungkan laptop ke proyektor? Bawa itu. Kamu tidak akan pernah paham apakah anda membutuhkannya.
Teknologi kadangkala menggagalkan kita, tapi itu bukan alasan untuk membuat anda cemas. Persiapkan bersama dengan baik sehingga anda senantiasa tenang selama insiden apapun.

9. Bernafas Yang Dalam
Bukan cuma kiasan. Namun sungguh-sungguh.
Bernafas yang dalam sudah terbukti secara ilmiah mendukung kami rileks, kurangi stres, dan menambah tampilan kami terhadap suasana yang ada.

Tepat sebelum maju ke panggung atau memasuki ruangan presentasi ambil 5-10 nafas yang dalam secara perlahan hirup hawa sebanyak barangkali dan perlahan hembuskan kembali. Latihan ini akan membantumu rileks, fokus, dan menghalau tiap kegalauan kecil yang barangkali masih tersedia setelah persiapan menyeluruhmu.
Dengan terasa tenang, terpusat, dan yakin diri, majulah dan hajar!