Mengenal Apa itu KPI / Key Performance Indicator Perusahaan

Posted on

Pada peluang kali ini kami bakal mengkaji berkenaan KPI. Dalam sebuah perusahaan tentu mereka mempunyai ukuran kinerja, perihal ini mempunyai tujuan untuk mengukur kemajuan yang sudah dicapai oleh perusahaan selanjutnya dan meningkatkannya jadi lebih baik berasal dari berasal dari sebelumnya.

KPI atau Key Performance Indicator adalah suatu indikator kunci yang digunakan untuk mengukur kinerja suatu perusahaan untuk memenuhi obyek strategis dan operasional perusahaan. Seperti yang sudah dijelaskan KPI dibentuk untuk menopang sebuah perusahaan menegaskan seberapa jauh kemajuan yang sudah dicapai dan yang bakal dicapai.

Terdapat 2 style untuk pengukuran kinerja,yaitu indikator lead dan lag. Jika sebuah indikator lead tanpa indikator lag, maka informasi hasil atau obyek yang bakal dicapai tidak bakal mampu disampaikan atau diberitahukan, begitu pula sebaiknya. Indikator lead yaitu indikator yang menunjukan proses – proses bagaimana sealama ini perusahaan selanjutnya berjalan, apakah perusahaan selanjutnya berjalan mulus? Apakah tantangan yang bakal berjalan pada perusahaan? Apakah persoalan yang bakal berjalan diperusahaan ? seluruh perihal ini bakal di informasikan oleh indikator lead.

Lihat Juga : Contoh KPI

Lalu apa fungsi berasal dari indikator lag ? apakah indikator lag ini tidaklah penting? Indikator ulang ini tidak kalah pentingnya bersama indikator lead. Indikator lag yaitu indikator yang mencerminkan seluruh proses – proses yang sudah berjalan pada perusahaan. Semua pencapaian yang berjalan sebelumnya pada perusahaan bakal di informasikan oleh indikator lag ini. Indikator lag ini mampu menopang kalian mengkoreksi kekurangan – kekurangan pada perusahaan kalian sebelumnya.

Jadi ke dua indikator ini sangatlah penting, tanpa terdapatnya indikator lead kalian tidak mampu mengetahui proses apa saja yang bakal di hadapi oleh perusahaan. Dan tanpa terdapatnya indikator lag kalian tidak bakal mengetahui hasil berasal dari proses – proses yang sudah dihadapi oleh perusahaan.

Demikian pembahasan kali ini semoga bermanfaat.